Lampung Selatan – Menjelang perayaan Hari Raya, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi tindak kriminal yang kerap terjadi dan bahkan cenderung meningkat pada periode tersebut.
Pada Kamis (05/03/2026), sebuah peristiwa yang memprihatinkan terjadi di wilayah Desa Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Seorang nenek lanjut usia ditemukan dalam kondisi terlantar di pinggir jalan setelah diduga menjadi korban penipuan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab.
Informasi kejadian ini dilansir dari rekaman video warga yang kemudian telah dikonfirmasi kebenarannya oleh tim media Demokratis.id.
Galih, warga yang pertama kali menemukan korban, menjelaskan bahwa dirinya awalnya melihat adanya kerumunan warga di pinggir jalan saat sedang melintas di sekitar lokasi kejadian, tepatnya di dekat SMA Negeri 1 Natar.
“Saya kebetulan sedang lewat, lalu melihat ada kerumunan warga di pinggir jalan. Saya langsung mendekat untuk melihat apa yang terjadi,” ujar Galih.
Menurut keterangan yang dihimpun, nenek tersebut sebelumnya dibawa oleh seseorang dengan janji akan diberikan bantuan. Namun kenyataannya, janji tersebut tidak pernah terwujud. Pelaku justru menurunkan korban di jalan dan diduga mengambil seluruh uang milik sang nenek.
“Katanya nenek itu dijanjikan bantuan oleh pelaku. Tapi ternyata tidak ada sama sekali. Justru nenek itu diturunkan di jalan dan uangnya diambil semua. Dasar tidak punya hati dan tidak punya pikiran lagi itu penipu,” ungkap Galih dengan nada kesal.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama menjelang Hari Raya, di mana sering muncul oknum-oknum yang memanfaatkan situasi untuk melakukan tindakan kejahatan.
Warga diimbau untuk lebih waspada terhadap orang asing yang menawarkan bantuan mencurigakan, serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan kejadian serupa agar dapat segera ditangani.
Masyarakat juga diharapkan saling peduli dan membantu sesama, khususnya terhadap kelompok rentan seperti lansia, agar tidak menjadi korban tindak kriminal oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Red.