*Keluarga Mantan Kepala BGN Kendalikan "Jalur Langit" di Lampung, Ketum PWDPI Desak Kejagung Periksa Zv dan Ed*


 Jakarta – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPP PWDPI), M. Nurullah RS, kembali mengungkapkan fakta mengejutkan terkait praktik jual beli titik dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) lewat "Jalur  Langit".



Setelah sebelumnya membongkar praktik kotor tersebut yang nilainya mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah per titik, kini terungkap dugaan kuat bahwa keluarga pejabat tinggi turut bermain dan menguasai jalur perdagangan izin pengelolaan dapur tersebut, khususnya di wilayah Provinsi Lampung.


Ketum PWDPI mengatakan berdasarkan nformasi rinci yang diterima pihaknya menyebutkan bahwa dugaan keterlibatan keluarga pejabat tersebut melibatkan kerabat dekat Dadan, yang diduga berperan sentral dalam aliran perizinan. 


"Berdasarkan data yang dihimpun, nama-nama yang berperan aktif mengelola transaksi ini adalah Ibu Zv (yang diduga merupakan saudara kandung atau kerabat dekat Dadan) dan rekannya yang bernama inisial Ed. 

 

Beroperasi Melalui Grup Khusus "Jalur Langit"

 

Yang paling mengkhawatirkan, Nurullah mengungkapkan bahwa para pihak ini tidak bekerja secara sembunyi-sembunyi saja, melainkan telah membentuk jaringan terorganisir. Informasi yang diperoleh menyebutkan adanya sebuah kelompok atau grup komunikasi khusus yang diberi nama "Jalur Langit".

 

"Grup 'Jalur Langit' inilah yang dijadikan wadah utama untuk mempertemukan penjual dan pembeli, sekaligus sarana transaksi jual beli titik dapur MBG di wilayah Lampung. Semua diatur di sana, mulai dari harga, lokasi, hingga proses peralihan hak pengelolaan. Sangat rapi, sangat sistematis, dan melibatkan orang-orang yang memiliki akses kekuasaan," papar Nurullah pada Jumat (5/6/2026). 

 

Ia menilai, keberadaan grup khusus ini semakin membuktikan dugaan sebelumnya bahwa praktik korupsi dan pungli dalam program strategis nasional ini sudah terstruktur, masif, dan dilindungi oleh pihak-pihak yang memiliki kekuatan, sehingga berani beroperasi secara terorganisir.

 

Permintaan Aparat Usut Jaringan dan Asetnya

 

Merespons temuan terbaru yang sangat sensitif ini, M. Nurullah RS kembali mendesak Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak hanya berhenti pada pemeriksaan pelaksana di lapangan atau pemilik yayasan biasa. Aparat penegak hukum diminta menelusuri hingga ke jaringan yang lebih atas, termasuk memeriksa keterlibatan keluarga pejabat yang disebutkan tersebut.

 

"Kami minta KPK dan Kejagung telusuri jejak transaksi keuangan ZL dan ,  ED dan seluruh anggota grup 'Jalur Langit' ini. Jangan sampai karena mereka keluarga pejabat, maka mereka kebal hukum. Keberadaan mereka mengindikasikan adanya penyalahgunaan wewenang untuk meraup keuntungan pribadi dari uang rakyat untuk memperkaya diri, "tegasnya.

 

Menurut Nurullah, keterlibatan kerabat pejabat dalam transaksi ini menjelaskan mengapa praktik jual beli ini sangat sulit diberantas dan seolah-olah dilindungi. Dana yang seharusnya digunakan untuk penyediaan gizi anak-anak, justru habis disedot untuk memperkaya segelintir orang yang memiliki koneksi kekuasaan.

 

"Selidiki aliran dananya, selidiki aset yang dibeli dengan uang hasil transaksi dapur tersebut. Ini kejahatan luar biasa yang harus diputus mata rantainya sampai ke akar-akarnya, siapa pun pelakunya," pungkas Ketum DPP PWDPI.


Ingin tau Keluarga Mantan Kepala BGN, Zv dan Ed pengendali "Jalur Langit" di Lampung, Tunggu Edisi mendatang.  (Humas DPP PWDPI).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama